UKM Batu Permata Tolak Order Ekspor

Kamis, 02 Juli 2009 19:19:41 WIB
Reporter : Deni Ali Setiono

Surabaya (beritajatim.com) - Krisis finansial yang masih terjadi saat ini tidak berdampak langsung pada pelaku usaha UKM khusus batu pertama asal Kalsel. Pasalnya, permintaan produk UKM itu cukup banyak utamanya di dalam negeri.

"Akibat permintaan pasar dalam negeri naik kami terpaksa menolak order ekspor," kata Pemilik UKM Batu Pertama Kecubung Kalsel, Sudarmanto kepada beritajatim.com, Kamis (2/7/2009) di Pamer Raya Surabaya Gramedia Expo.

Menurutnya, ditolaknya permintaan ekspor selain masih sulitnya bahan baku. Regulasi yang masih kaku juga membuat pelaku usaha ini harus berpikir ulang saat menggali bahan baku batu permata. "Regulasinya masih ketat karena saat akan menggali kita juga harus dalam lingkungan sekitar," ujarnya.
 
Sudarmanto menjelaskan, meski pihaknya tidak melayani pasar ekspor namun pasar dalam negeri potensinya menjanjikan. Hal ini terbukti dari batu pertama yang dipamerkan maupun dijual rata-rata banyak permintaan.

Permintaan batu pertama paling banyak masih didominasi oleh batu pertama kecubung ungu kuning. Jenis batu pertama itu saat ini sering dicari pembeli. "Tahun lalu saja permintaan kami meningkat 30 persen hingga 40 persen. Bahkan, tahun ini permintaan diprediksi bakal naik lagi," tutur Sudarmanto.

Sementara itu, Walikota Bambang DH dalam kesempatan itu menjelaskan, ajang pamer raya ini bisa menjadi agenda rutin. Harapannya dengan adanya event ini tiap daerah yang memiliki potensi bisa dipamerkan di ajang ini. "Event ini sangat bagus karena pelaku usaha UKM langsung bertransaksi dengan pembeli," katanya.

Rencananya, ajang Pamer Raya ini akan diselenggarakan tiap tahun dan diharapkan bisa menjadi agenda tetap pelaku usaha UKM dalam mempromosikan produk-produk andalannya. [dny/kun]

Akses http://m.beritajatim.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Share
Bookmark and Share
KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
0 Komentar

19:37 KPPU Optimistis HET Gula Selesai ...
18:26 Semen Gresik Segera Tuntaskan Lahan ...
18:01 Koperasi Siap Lakukan IPO
17:44 Dirut PLN: Kenaikan TDL Sepatutnya ...
16:24 Rp 765 Juta Uang Palsu Ditemukan di ...
15:39 Tren Temuan Uang Palsu Meningkat
15:00 Raskin Berkutu, Kinerja Bulog Lemah
13:19 IM2 Sasar Pelanggan Pelajar dan Mah ...
21:17 Labeling Jadi Kendala Produk RI ke ...
19:57 Panen Bencana, Bulog Kediri Terima ...
18:22 Awal Tahun, KPP Minta Warga Lunas ...
18:00 Gubernur Jatim Usul Cash Back PPh D ...
17:40 Jatim Waspadai Inflasi Kelompok Bah ...
10:19 Tak Terpenuhi, PG Rejo Agung Turunk ...
22:05 Semen Gresik Group Usul Tax Holding ...