|
Satpol PP Sumenep Pantau SPBU
Rabu, 08 Agustus 2012 17:22:51 WIB
Reporter :
Temmy P.
Sumenep (beritajatim.com) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep melakukan pemantauan intensif terhadap mobil-mobil dinas Pemkab setempat saat mengisi BBM di SPBU, menyusul larangan mobil dinas menggunakan BBM bersubsidi sejak 1 Agustus lalu.
Kepala Satpol PP Sumenep, Abd. Madjid, Rabu (08/08/12) menjelaskan, pihaknya melakukan pemantauan dengan sistem patroli (mobile), dari SPBU satu ke SPBU lain. "Terutama di jam-jam yang kami perkirakan saatnya mobil dinas ini mengisi BBM ke SPBU. Kami akan memantau, apakah masih ada mobil plat merah yang mengisi BBM bersubsidi. Karena aturannya jelas. Mobil dinas harus menggunakan BBM non subsidi," katanya.
Pemerintah sejak 01 Agustus 2012 melalui Peraturan Gubernur Jawa Timur nomor 50/2012 tentang pengendalian penggunaan BBM, melarang mobil dinas roda empat atau lebih, menggunakan BBM bersubsidi. Kecuali untuk mobil-mobil operasional yang bersifat sosial seperti pemadam kebakaran dan ambulance.
Madjid mengungkapkan, apabila misalnya pihaknya menangkap basah ada mobil dinas Pemkab Sumenep yang melakukan pengisian BBM bersubsidi, maka pihaknya akan mencatat plat nomor mobil tersebut, dan melaporkan pada pimpinan. "Kami tidak melakukan penegoran langsung, melainkan sebatas mencatat dan akan melaporkan pada pak Sekda," ujarnya.
Namun dari hasil pemantauan yang dilakukan, belum pernah ditemukan mobil dinas yang sudah ditempeli stiker non BBM bersubsidi itu melakukan pembelian BBM bersubsidi. Karena itu, Madjid juga meminta pada masyarakat yang melihat langsung ada mobil dinas yang melakukan pengisian BBM bersubsidi, untuk ikut mencatat plat nomor mobil tersebut dan melaporkan pada pihaknya.
"Masyarakat boleh ikut berpartisipasi melakukan pemantauan. Silahkan catat plat nomor mobil dinas yang masih berani membeli BBM bersubsisi, dan laporkan pada kami," imbuhnya.
Menurut Madjid, pihaknya akan langsung melakukan tegoran di tenpat, apabila mendapati ada mobil dinas yang tidak menempelkan stiker BBM non subsidi. "Tapi dari pantauan kami, semua mobil dinas Pemkab Sumenep ini sudah ditempeli stiker. Kalau kami temukan ada yang belum masang stiker non BBM subsidi itu, kami akan langsng memberikan tegoran," tegasnya. [tem/but]
|