|
50 Ayam Mati Mendadak, Disnak Pamekasan Waspada
Kamis, 30 April 2009 16:23:00 WIB
Reporter :
Harisandi Savari
Pamekasan - Dinas Peternakan Pamekasan mengimbau masyarakat agar proaktif melaporkan adanya ayam mati mendadak. Sebab, jumlah ayam mati mendadak setiap harinya bertambah.
"Mereka bisa melaporkan ke aparat desa atau langsung ke Disnak," kata Kabid Kesehatan Ayam Disnak Pamekasan, Kadarwati, Kamis (30/4/2009).
Meski, belum diketahui secara pasti penyebab kematian ayam di Pamekasan, Disnak khawatir, ayam mati mendadak itu akibat virus flu burung (H5N1).
"Saat ini, temuan gejala yang mengarah adanya virus H5N1 ada di Kecamatan Proppo. Di sana, ayam yang mati mendadak telah mencapai 50-an lebih," ungkapnya.
Gejala yang ada, lanjut Kadarwati, tidak mau makan, badannya lemas, mengeluarkan lendir dari hidungnya, dan berselang beberapa jam ayam tersebut kaku dan mati. "Ada juga, di bagian tubuh ayam banyak lebam," ujarnya.
Kadarwati menuturkan, pencegahan meningkatnya ayam yang mati bukan menjadi tanggung jawab Dispak saja. Melainkan, elemen masyarakat, terlebih yang bersentuhan langsung dengan peternakan ayam.
"Saat ini kami hanya bisa membantu untuk melakukan pemantauan secara intensif khususnya di Proppo. Untuk daerah lain, kami belum menerima laporan adanya ayam yang mati mendadak," pungkasnya.(san/eda) |