|
Cegah Flu Burung, Pasar Unggas Disemprot Desinfektan
Jum'at, 08 Mei 2009 08:18:48 WIB
Reporter :
Harisandi Savari
Pamekasan - Untuk mencegah flu burung (Avian Influenza) tak meluas, Dinas Peternakan (disnak) Pamekasan melakukan penyemprotan desinfekan di beberapa pasar. Di antaranya Pasar 17 Agustus, Kecamatan Kota, Pasar Gurem dan Kolpajung.
Penyemprotan dilakukan mulai pagi tadi di sejumlah kios yang dianggap rawan menyebabkan peredaran virus H5N1. Petugas yang diterjunkan, langsung menyemprot menggunakan alat penyemprot dan campuran air dan cairan desinfektan.
Saat penyemprotan, beberapa pedagang ada yang menolak untuk dilakukan penyemprotan. Mereka beralasa, jika disemprot buung dagangannya akan stres ketika mndengar suara berisik alat penyemprot.
"Saya mengerti, penyemprotan ini merupakan upaya dari pemerintah untuk mencegah agar pasar burung aman dan terbebas dari flu burung," kata Nanang (21), salah seorang pedagang burung. Sementara, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnak Pamekasan, Kadarwati mengatakan, penyemprotan ini sebagai salah satu upaya untuk mencegah munculnya virus flu burung. Dengan adanya penyemprotan cairan desinfektan, semua virus bisa langsung mati.
"Kita tidak hanya menyemprot di pasar 17 Agustus saja, tapi juga pasar-pasar unggas yang ada di Pamekasan. Dalam waktu dua empat hari semua virus akan mati," katanya.
Dikatakan, penyemprotan dilakukan karena di Kecamatan Proppo, pihaknya menemukan 50 ayam yang mati mendadak. "Hari ini kita sudah habis puluhan liter desinfektan, setelah ini kita evaluasi apakah ada gejala-gejala munculnya flu burung," pungkasnya. (san/eda) |