|
USG Gratis dan Dongeng untuk Si Janin
Minggu, 07 Februari 2010 14:58:26 WIB
Reporter :
Ida Akbar
Surabaya (beritajatim.com) - Bagi ibu hamil, USG (Ultra Sono Graphy) barangkali bukan merupakan sebuah hal yang asing. Namun, untuk kalangan ibu hamil dhuafa, USG bisa dibilang barang mahal. Karena itulah, ketika LMI (Lembaga Manajemen Infaq) dengan bendera program SEHATi menggelar program USG Gratis, tak kurang dari 50 ibu hamil antusias mengikuti program ini. Acara ini dilaksanakan (7/2)di kawasan Rumah SEHATi LMI, di Jalan Baratajaya XXII/20 Surabaya.
Ibu Upit, salah satunya. Ibu yang tinggal di kawasan Lumumba Dalam ini mengaku baru kali pertama mengikuti USG Gratis. ”USG kan mahal, jadi saya nggak pernah nyiapin duit untuk bisa ikut USG. Alhamdulillah, LMI memberikan kesempatan USG Gratis. Saya bisa melihat perkembangan janin saya lewat USG ini,” ujar ibu Upit.
Selain menghadirkan program USG Gratis, acara ini juga mengusung edukasi parenting skills yang bertajuk “Dongeng untuk Si Janin”. Talk show interaktif ini menghadirkan pembicara: Sinta Yudisia (Novelis, ibu dari 4 anak) yang memaparkan pengalaman “mendongeng untuk si janin” ketika mengandung keempat buah hatinya dan dokter spesialis kandungan, dr Ernawati yang menjelaskan efek positif “dongeng untuk si janin” bagi perkembangan kognitif calon bayi dan emotional bonding antara ibu dan anak.
Para ibu hamil dhuafa juga semakin ceria lantaran menerima sejumlah baju bayi layak pakai dan aneka perlengkapan bayi, seperti guling, bantal dan tas bayi. Penggalangan perlengkapan bayi ini dilakukan secara online melalui mailing list LMI (lmi-amilzakat@yahoogroups.com) dan sejumlah komunitas online lainnya, seperti mailing list Femina, Mother & Baby, Perempuan Surabaya Peduli serta Tangan di Atas.
Dalam kesempatan ini, LMI mengundang partisipasi masyarakat untuk berdonasi dalam Program Wakaf Rumah SEHATi LMI. ”Rumah SEHATi di kawasan Baratajaya ini difungsikan sebagai sentra layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu. Kami menargetkan Rumah SEHATi mulai beroperasi pada Mei 2010. Karena itu, LMI siap bekerjasama dengan korporasi maupun personal untuk pembangunan dan pengembangan Rumah SEHATi,” ujar Wahyu Novyan, CEO LMI. (eda) |