|
Warga Minta Foging Dinkes Madiun Menolak
Minggu, 07 Februari 2010 19:40:03 WIB
Reporter :
Rindhu Dwi Kartiko
Madiun(beritajatim.com)-Pasca demam berdarah dengue yang meminta satu korban bocah Sekolah Dasar, kini warga di desa Gunung Sari Madiun mengharapkan foging dan penyluhan terkait penyakit yang telah merenggut nyawa Adip.
Heru salah seorang warga RT 05 RW 01 Desa Gunung Sari tersebut mengatakan bahwa sejak Januari tahun ini sudah ada 15 warga desa terkena penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk aedes aegypti.
"Sudah ada 15 orang yang menderita dan kebayakan adalah anak-anak.Hingga saat ini belum pernah ada penyemprotan dari pemerintah," ujar Heru saat di temui di rumah korban tewas DBD, Minggu (07/02/2010).
Heru menambahkan bahwa pada pertengahan Januari lalu ia pernah terjangkit penyakit DBD tersebut, beruntung nyawanya berhasil diselamatkan, akibat penanganan yang tepat. Setelah itu pria setengah baya tersebut mengajukan untuk di adakan pengasapan atau foging pada dinas setempat.
"Saya sudah mengajukan permintaan untuk pengasapan namun selalu di tolak dengan berbagai alasan mulai persyaratan sampai besarnya dana yang harus dikeluarkan untuk satu pengasapan. Padahal warga disini juga mau menyokong sebagian dananya," tandasnya.
Sebagai mana diberitakan sebelumnya di desa Gunung Sari Kec/Kab Madiun tersebut Demam Berdarah Dengue telah merenggut nyawa Adip Saputra 7 Tahun putra pasangan Samidin dan Warsini setelah sempat di rawat di RSUD Sogaten Kota Madiun.[rin/ted]
|