Beritajatim Google  
  
Indonesia Minim Ahli Biomekanika dan Psikologi Olahraga

Senin, 08 Februari 2010 17:09:25 WIB
Reporter : M. Syafaruddin

Surabaya (beritajatim.com) - Indonesia, khususnya Surabaya masih minim dosen, guru atau ahli yang menguasai masalah biomekanika olahraga. Padahal di luar negeri biomekanika sudah berkembang pesat. Selain masalah biomekanika, orang yang menguasai psikologi olahraga juga minim.

Kepala Jurusan Pendidikan dan Kepelatihan Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Imam Syafi'i, Senin (8/2/2010) mengakui jika tenaga ahli, terutama untuk biomekanika memang kurang. Selama ini menurut Imam, untuk mengisi pos itu, kebanyakan basiknya dari fisika. Padahal selama ini biomekanika sudah dikembangkan di luar negeri.

Selain itu biomekanika dan psikologi sangat penting di olahraga. Psikologi olahraga misalnya, ilmu ini juga berbicara tentang cara menangani kejenuhan dan kebosanan. Sedangkan biomekanika banyak berbicara tentang gerak beserta tekniknya hingga mengajarkan cara menangani cedera.

''Terutama dalam analisis gerak. Seperti ketika kita menendang bola. Di luar negeri, menendang bola saja di ukur berapa kekuatan tendangannya, sudut bola dan lain sebagainya,'' ucap Imam kepada beritajatim.com.

Imam yang ditemui dalam seminar yang bertajuk 'Sport Science Today and Tomorrow', Imam menambahkan, untuk menambah dan menciptakan tenaga ahli, pihaknya, Unesa bekerjasama dengan The University of Western Australia, khusunya dalam hal olahraga untuk mengembangkan ilmu tentang biomekanika dan psikologi olahraga.

''Tujuan kita untuk menseragamkan materi tentang biomekanika dan psikologi olahraga. Sebab selama ini materi tentang biomekanika di sekolah dengan bangku kuliah sangat berbeda, karena di kuliah konsepnya lebih lebar,'' jelas Imam.

Selain bekerjasama dalam kedua bidang itu, Unesa juga berencana melakukan kerjasama dalam hal pertukaran mahasiswa dan dosen. ''Yang kita butuhkan sekarang tentang pengiriman untuk studi lanjut. Yang S1 ke S2 dan seterusnya. Sekarang kita coba untuk merintis kesana,'' pungkasnya.[sya/ted]

Akses http://m.beritajatim.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Share
Bookmark and Share
KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
kere ayabarus  @  2010-02-08 17:13:34
kalau Biomekanika memang JARANG,.. tapi kalau BONEKMANIA sak kethaprok,.. butuh piro,.. gratis,.. !
1 Komentar 1  
   Berita Terkait : psikologi , olahraga ,

21:59 Awas, Banyak Beredar Roti Kadaluarsa
21:33 Al Muslim Bagikan 1.500 Paket Sembako
19:39 Penyebaran Virus Difteri Dinyatakan ...
18:27 SD Swasta di Bawean Terancam Diting ...
17:39 Awas Makanan Kaleng Kadaluarsa Bere ...
13:42 Sidak Disperindag Temukan Kemasan P ...
13:33 Lantai Jadi Ruang Perawatan, Pasien ...
11:58 16 Warga Randuagung Terserang Diare
09:38 Ayah Dipenjara, Balita Pasrah Tanp ...
09:12 Curang! 10 Calon PNS Guru Didiskual ...
07:11 Tiga PNS Penderita HIV/AIDS Meninggal
23:06 Sejumlah Kue Lebaran di Sumenep Din ...
21:42 Tim Debat SMAN 2 Kota Mojokerto Mel ...
21:13 RSUD Dr Wahidin Sudiro Husodo Gelar ...
20:30 Sidak, Disnak Pastikan Sumenep Aman ...