|
Nikah Dini, Pelajar SMP Tak Ikut Unas
Senin, 23 April 2012 23:00:24 WIB
Reporter :
Tulus Adarrma
Bojonegoro (beritajatim.com) - Dari total sebanyak 12.197 siswa SMP yang terdaftar ujian nasional pada hari pertama, sejumlah 60 siswa tidak bisa ikut. Beberapa di antaranya tidak ikut karena nikah dini.
Sebanyak dua anak tidak ikut ujian lantaran sakit, sedangkan 58 anak lainnya tidak ikut ujian lantaran keluar dari sekolah. "Ada 60 siswa yang tidak ikut ujian nasional SMP/MTs pada hari pertama,” kata Kasi Pembelajaran Bidang Pendidikan SMP, SMA, dan SMK Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Soewanto, Senin (23/04/2012).
Menurut Soewanto, siswa yang tidak mengikuti ujian nasional lantaran keluar dari sekolah itu disebabkan banyak hal. Di antaranya, mereka terpaksa bekerja untuk membantu mencari nafkah orang tuanya, menikah dini, dan kurangnya bimbingan orang tua yang identik di daerah pedesaan. Sementara ujian Nasional hari pertama di Kabupaten Bojonegoro ini terbilang lancar.
Terpisah Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Hari Adi Agus Wahono mengatakan, untuk pengamanan pelaksanaan ujian nasional tingkat SMP dan MTs ini diterjunkan petugas sebanyak 400 personel. Mereka ditempatkan di seluruh sekolah penyelenggara ujian nasional.
Lembaga penyelenggara UN SMP/MTs di Bojonegoro yaitu SMP sebanyak 75 lembaga dan MTs sebanyak 62 lembaga. Sedangkan, untuk sekolah yang menggabung SMP sebanyak 30 lembaga dan MTs sebanyak 35 lembaga, dengan jumlah pengawas sebanyak 2.259 orang. [uuk/but]
|