Beritajatim Google  
 

Seruan dari Pemkot Malang:
Ingat, Tak Boleh Tarik Pungutan untuk Siswa Baru

Rabu, 20 Juni 2012 15:55:36 WIB
Reporter : Hanum Oktavia

Malang (beritajatim.com) – Menjelang masa Penerimaan Siswa Baru (PSB), sekolah di Kota Malang dilarang untuk menarik pungutan apapun yang terdiri dari SPP dan Sumbangan Biaya Pengembangan Pendidikan (SBPP). Sebab hingga kini masih belum ada payung hukum atau peraturan walikota (perwal) yang mengatur soal besaran tarikan oleh sekolah pada wali murid.

Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Malang, Dwi Rahayu menuturkan, pihaknya masih menunggu usulan dari Dinas Pendidikan Kota Malang terkait draft perwali yang mengatur besaran SBPP dan SPP. “Berdasarkan Permendikbud Nomor 60 tahun 2011, sekolah yang boleh menarik SPP dan SBPP hanyalah yang bersatatus Sekolah Bertaraf Internasioanl (SBI) dan Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI),” kata Dwi Rahayu saat ditemui dir yang kerjanya, Rabu (20/6/2012).

Meski demikian, Permendikbud tersebut masih belum kuat, karena harus didampingi oleh keputusan Walikota yang tertuang dalam Perwali. “Untuk membuat Perwali Pemkot Malang juga tak bisa sewenang-wenang menentukan besaran SPP dan SBPP. Tetapi kita juga harus mendengar usulan dari dewan maupun pihak sekolah,” tukasnya.

Pada tahun lalu, sebenarnya Walikota Malang, Peni Suparto telah mengeluarkan peraturan walikota terkait besaran SBPP dan SPP, yakni Perwali No. 27 Tahun 2011. Namun, dalam perkembangannya Perwali tersebut kemudian dicabut, melalui Perwali No. 28 Tahun 2011. “Kalau kita sudah ada draf perwalinya, baru akan kita ajukan ke Walikota untuk diterbitkan menjadi perwali,” imbu Dwi.

Sementara itu, Walikota Malang, Peni Suparto mengungkapkan, memang untuk SBI dan RSBI membutuhkan dana tambahan dalam rangka pengembangan pendidikan. Sehingga boleh menarik pungutan. Namun untuk SD dan SMP biasa tetap dilarang melakukan tarikan apapun. “Kalau sekolah biasa melakukan tarikan, akan langsung diberi sanksi. Selain itu, kuota 20 persen untuk siswa miskin di masing-masing sekolah juga tak boleh
diabaikan,” tandasnya. [num/but]

Akses http://m.beritajatim.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
0 Komentar

00:01 Lulusan, Tak Ada Pelajar Mesum di K ...
23:17 ITS Wakili Indonesia Bertarung di P ...
21:28 24 Siswa Sumenep Akhirnya Dinyatak ...
20:38 Inilah Khasiat Beras Merah Organik
19:49 Tertinggal Konvoi, Pelajar Babak Be ...
19:37 18 Siswa Sidoarjo Sempat Diumumkan ...
19:14 Pelajar Sampang Nekat Konvoi
18:54 Knalpot Berisik, Konvoi Pelajar Dit ...
18:43 Sipp... Anak Buruh Tani Peringkat 4 ...
18:15 Anggap Jeblok, DPRD Surabaya Kecam ...
16:57 Konvoi Lulusan, Pelajar Tabrak Polisi
16:43 Matematika 10, Catur Memang Langga ...
16:29 Dua Siswa SMA di Kota Kediri Tak Lulus
16:26 Salut ! SMA Ciputra Tetap Bantu 1 S ...
16:14 Alhamdulillah.. Pelajar Sampang Lu ...