|
Karyawan Diingatkan Hati-hati di Facebook
Minggu, 17 Januari 2010 11:50:50 WIB
Reporter :
-
Jakarta (beritajatim.com) – Karyawan diingatkan untuk berhati-hati di Facebook. Sebanyak 28 persen perusahaan memecat seorang karyawan karena konten yang ditemukan di profil jejaring sosialnya.
Lebih dari setengah (53 persen) pemberi kerja mencari calon karyawan potensial lewat jejaring sosial seperti Facebook.
Penelitian oleh Website pencarian kerja CareerBuilder.co.uk mengungkapkan bahwa 12 persen lagi, mengatakan mereka berencana untuk mulai menggunakan situs jaringan sosial untuk memeriksa potensi karyawan.
Perusahaan yang melakukan penelitian kandidat di web, 43 persen mengatakan bergantung pada mesin pencari, sementara 12 persen mengaku mengecek Facebook, dan lainnya 12 persen lebih suka LinkedIn.
CareerBuilder juga mengatakan bahwa dua dari lima perusahaan mengatakan mereka telah menemukan konten di jaringan sosial yang membuat mereka terbujuk untuk mempekerjakan seorang kandidat.
Lebih dari sepertiga profil jejaring sosial membukti kandidat berbohong tentang kualifikasi di CV mereka, sementara 13 persen menyatakan karyawan yang potensial telah membuat komentar diskriminatif pada halaman Facebook mereka dan sembilan persen mengatakan foto-foto provokatif atau tidak patut telah diposting pada akun.
"Social networking merupakan cara yang hebat untuk membuat koneksi dengan kesempatan kerja potensial pada tahun 2010 dan mempromosikan merek pribadi Anda di Internet," kata Farhan Yasin, presiden CareerBuilder.
"Pastikan Anda menggunakan sumberdaya ini untuk keuntungan Anda dengan menyampaikan gambar profesional dan menggarisbawahi kualifikasi Anda."
CareerBuilder juga mendesak untuk berhati-hati bagi mereka yang telah memperoleh posisi, karena 28 persen pengusaha mengaku memecat seseorang karena konten yang ditemukan pada profil jaringan sosial mereka.
Lebih jauh lagi, lebih dari dua dari empat majikan yang mengatakan pemecatan karena karyawan telah menulis komentar negatif tentang perusahaan atau karyawan lain, pada halaman jaringan sosial mereka. [kun]
|