|
Bak The Master, Tanah Berubah Kepemilikan dalam Sekejap
Kamis, 02 Juli 2009 19:09:38 WIB
Reporter :
Anas Pandu Gunawan
Surabaya (beritajatim.com) - Anda terpesona dengan ilusi yang ditampilkan Limbad dan kawan-kawan dalam tayangan The Master? Jika ya, maka apa yang dialami oleh Aditya Sugiarto Prayitno sangat menakjubkan dan seperti ilusi, namun sangat sering terjadi di negeri yang lemah penegakan hukumnya ini.
Bagaimana tidak ilusi, tanpa ada hujan dan angin, SPPT atas tanah seluas 32.250 meter persegi di Kelurahan Tambaklangon, Kecamatan Asemrowo miliknya, tiba-tiba dibatalkan oleh kantor Pajak.
Ketika mencoba konfirmasi ke kejaksaan, ternyata tanah yang dibelinya sejak 1997 tersebut tiba-tiba beralih tangan menjadi milik T Pelita Indonesia Djaya Corporation (PIDC).
Setelah ditelusuri, ternyata berubahnya kepemilikan tanah tersebut lantaran putusan dari MA agar Kejari Surabaya mengeksekusi lahan seluas 5 hektar di Tambaklangon Gresik. Satu fakta yang berbeda namun telah dipelintir seolah-olah lahan milik Aditya adalah lahan yang termaktub dalam ammar putusan MA tersebut.
"Ketika kami protes ke Kejari Surabaya, Abdul Aziz sebagai kepala berkelit bahwa itu salah ketik. Seharusnya MA mengetik lahan di Surabaya, bukannya Gresik," ungkap Imam Mukhlis, pengacara Aditya, Kamis (02/07/2009).
Lebih lanjut, Mukhlis mengaku telah mengrimkan somasi agar lahan Aditya tidak dieksekusi dengan melaporkan PT PIDC ke Polda Jatim atas dugaan memberikan keterangan palsu hingga wadul ke komisi Ombudsman.
"Hasil dari komisi Ombudsman memberikan waktu kepada Kejari Surabaya untuk menjawab somasi kami dalam waktu 14 hari sejak 12 Juni lalu. Namun hingga kini, Kejari Surabaya tak memberikan respon," keluh Muhklis.
Muhklis juga mempertanyakan hasil profesionalitas Polda dalam menangani kasus tanah ini mengingat Polda sempat menetapkan 4 tersangka namun tak ada kelanjutannya. "Saat ini Kejaksaan menyatakan berkas kasus ini masih P 19," imbuhnya. [nas/kun] |
| KOMENTAR ANDA |
Posting Komentar |
|
anas prawira @
2009-07-07 12:50:38
Kok bisa-bisanya langsung ganti tangan gitu ?! MA ama Kajarinya dapet duit brapa cui ?! |
|
|
|
|
papanca @
2009-07-03 15:32:37
Aparatur Hukum kok tak canggih meletakkan hukum, pastinya ada sesuatu dan pastinya ada udang di balik masalah. Apa ini yang namanya aparatur hukum, bukannya membantu, malah bikin masalah baru |
|
|
|
|
Reza Fakhrul @
2009-07-03 14:33:57
Para Apratur hukum salah menempatkan hukun, pastinya ada udang dibalik permasalahan |
|
|
|
|
Reza Fakhrul Isfaq @
2009-07-03 14:31:45
Kenapa Para aparatur hukum salah meletakkan hukum, pastinya ada udang dibalik permasalahan |
|
|
|
|
megawati putra prabowo @
2009-07-03 12:27:08
Memang kinerja aparatur indonesia itu tidak profesional... Kalau memilih saya menjadi presiden, maka akan say hapuskan aparat aparat yang ga beres kerjanya, dan markus markus yg berkeliaran |
|
|
|
|
|