|
Maki-maki Suami, Santi Dilempar Kursi
Selasa, 01 Mei 2012 01:16:46 WIB
Reporter :
M. Ismail
Sidoarjo (beritajatim.com) - Gara-gara menganiaya isteri, Ridho Hasdi Wibowo (22) warga Desa Jumputrejo RT28 RW09 Kecamatan Sukodono, diamankan polisi. Bapak satu ini dilaporkan Santi Febriasari (21), istrinya sendiri, karena kerap melakukan penganiayaan.
Kasus itu bermula saat Ridho menjaga warung di daerah Jumputrejo karena ditinggal oleh orang tuanya ke Surabaya. Dia meminta istrinya untuk datang membatu via SMS. Namun permintaan itu ditolak Santi. Alasannya kecapekan dan sibuk di kantornya di bagian pemasaran property.
Selain tidak mau membantu, Santi juga sempat menggertak suaminya untuk datang ke kantornya, dengan kata-kata 'Mrinio ayo, dimarekno' (datanglah kesini, coba seleseikan pekerjaanku, red).
Mendapat balasan itu, Ridho bergegas mendatangi istrinya di kantor. Di tempat itulah, Ridho berkali-kali dicaci maki oleh istrinya di hadapan banyak orang. Puncaknya, ketika istrinya mengucapkan kata-kata 'Koen iku dadi wong lanang seng teges titik' (kamu itu jadi orang laki-laki yang tegas sedikit, red).
"Dari kata-kata itu, emosi Ridho muncul lalu mengambil kursi plastik dan langsung dilemparkan ke arah Santi dan rambutnya dijambak. Santi ditempeleng, ditendang, serta dijotos bagian mulut," ucap Kapolsek Sukodono AKP Redik Tribawanto, Senin (30/4/2012).
Dia menambahkan, informasinya keduanya sering berselisih paham. "Tapi karena tindakan suaminya ini sudah keterlaluan, kami terpaksa mengamankan usai ada laporan," tukasnya.
Ridho mengaku menikahi sudah 4 tahun ini. Ridho juga mengaku tidak tahan lagi dengan prilaku istrinya yang kerap membantah. "Saat dimaki-maki depan orang banyak dan seperti tak punya harga diri, saya tak kuat menahan emosi," akunya. [isa/but]
|