Beritajatim Google  
 
Nyalla: Tim ISL Tak Akan Serahkan Pemain ke Timnas Djohar
 

Senin, 16 April 2012 22:12:53 WIB
Reporter : M. Syafaruddin

Surabaya (beritajatim.com) - Ketua Umum PSSI Hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Ancol, La Nyalla Mahmud Mattalitti, buka suara terkait upaya PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin yang memanggil pemain-pemain dari klub Indonesia Super League (ISL), untuk memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia, baik itu senior maupun U-23.

Dalam pernyataan terbuka yang dikirim ke redaksi beritajatim.com, Selasa (16/4/2012) malam, Nyalla menilai upaya Djohar memanggil pemain ISL untuk memperkuat Timnas tidak akan mendapat respon. "Sebab, seluruh Klub ISL, yang merupakan peserta dan pemilik suara dalam KLB, telah memilih Ketua Umum PSSI yang baru," tulisnya.

Ia menambahkan, seluruh klub ISL akan menyerahkan pemain terbaiknya ke Timnas yang ia bentuk, dengan pelatih Alfred Riedl. "Jadi tidak ada alasan bagi Johar Arifin untuk memanggil para pemain ISL, yang beberapa waktu yang lalu dikatakan tidak perlu bermain di Timnas karena sudah terkontaminasi dengan pola bermain sepakbola lama dan gaya mafia," tambahnya.

Selain itu, Nyalla menyebut lawatan ke Palestina tidak masuk dalam kalender International atau Match Calendar FIFA. "Dan menurut Annex 1 Article 1 point 3 Regulations on the Status and Transfer of Players 2010, tidak ada keharusan bagi Klub untuk mengikutsertakan pemainnya," tutur Nyalla.

"Saya menghimbau kepada seluruh Klub ISL untuk tetap tenang dan tidak menghiraukan gangguan-gangguan yang ada. Tetap kosentrasi pada kompetisi dan fokus pada peningkatan prestasi. Yakinlah, tidak lama lagi dualisme organisasi ini akan berakhir. Dan kita akan wujudkan sepakbola yang lebih baik dan berprestasi," tutupnya. [sya]

Berikut Surat Terbuka La Nyalla Mahmud Mattalitti:

Salam olahraga,

Saya atas nama Ketua Umum PSSI yang dipilih oleh Anggota PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB) di Jakarta, 18 Maret 2012, menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat luas, khususnya insan sepakbola tanah air, perihal upaya Saudara Johar Arifin dalam menarik para pemain ISL untuk masuk dalam tim nasional yang mereka bentuk.

Berikut pernyataan saya;

FIFA dan AFC dalam suratnya menyatakan bahwa telah terjadi dualisme organisasi sepakbola di Indonesia. Untuk itu, FIFA dan AFC melalui gugus tugas yang dibentuk, akan meneliti dan akan memberi keputusan tentang dualisme tersebut paling lambat 15 Juni 2012.

Anggota PSSI melalui KLB di Jakarta 18 Maret 2012, telah memilih Komite Eksekutif PSSI yang bertugas menjalankan roda organisasi PSSI ke depan. Termasuk di dalamnya menjalankan amanat Kongres 17 Maret 2012, dimana salah satunya adalah menyiapkan skuad Tim Nasional. Dalam menjalankan amanat tersebut, saya telah memanggil pelatih Alfred Riedl untuk membesut Timnas PSSI hasil KLB Jakarta. Sekaligus saya menugaskan Wakil Ketua Umum, saudara Rahim Soekasah untuk memimpin Badan Tim Nasional.

Belakangan ini, Saudara Johar Arifin, yang mengaku atas nama PSSI, setelah gagal memanggil klub-klub ISL, kini melakukan upaya pemanggilan para pemain ISL untuk memperkuat Tim Nasional yang dia bentuk.

Langkah ini tentu tidak akan mendapat respon. Sebab, seluruh Klub ISL, yang merupakan peserta dan pemilik suara dalam KLB, telah memilih Ketua Umum PSSI yang baru. Sekaligus telah mencabut mandat mereka atas Johar Arifin. Semua pihak sudah mengetahui itu. tidak perlu saya jelaskan di sini runtutannya.

Sekarang, ada pihak yang mengatakan bahwa Klub ISL tidak nasionalis, karena tidak menyerahkan pemainnya untuk masuk Tim Nasional. Siapa bilang?

Seluruh Klub ISL akan menyerahkan pemain terbaiknya ke Tim Nasional yang saya bentuk, dengan pelatih Alfred Riedl.

Jadi tidak ada alasan bagi Johar Arifin untuk memanggil para pemain ISL, yang beberapa waktu yang lalu dikatakan tidak perlu bermain di Timnas karena sudah terkontaminasi dengan pola bermain sepakbola lama dan gaya mafia.

Lagipula, perlu diketahui, tidak ada satupun agenda FIFA dalam bulan April dan Mei mendatang. Lawatan ke Palestina sama sekali bukan agenda FIFA, karena pertandingan tersebut tidak masuk dalam kalender International atau Match Calendar. Dan menurut Annex 1 Article 1 point 3 Regulations on the Status and Transfer of Players 2010, tidak ada keharusan bagi Klub untuk mengikutsertakan pemainnya.

Upaya pemanggilan para pemain ISL oleh Saudara Johar Arifin justru mengganggu kosentrasi pemain dan Klub, dalam menjalani kompetisi Super League putaran dua.

Saya menghimbau kepada seluruh Klub ISL untuk tetap tenang dan tidak menghiraukan gangguan-gangguan yang ada. Tetap kosentrasi pada kompetisi dan fokus pada peningkatan prestasi.

Yakinlah, tidak lama lagi dualisme organisasi ini akan berakhir. Dan kita akan wujudkan sepakbola yang lebih baik dan berprestasi.

Jakarta, 18 April 2012
La Nyalla Mahmud Mattalitti

 

Akses http://m.beritajatim.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
Supporter Timnas , 2012-04-17 11:32:35
waaah...mulai panik ya bung,sampe ngeluarin surat segala...KPSI tidak diakui sodara-sodara...siap" wahai penyembah KPSI...anda sudah tertipu oleh KPSI,bukannya membela PSSI tp memang sudah nyata,siapa yg ingin membangun sepak bola indonesia,siapa yg ingin merusak dengan tetap memaksakan kehendak...karena yg diakui FIFA dan AFC adalah PSSI bukan KPSI...mulai terkuak...selanjutnya akan ada yg malu....hehehehehe
Clurit Fc , 2012-04-17 08:47:15
WAH HATI2 BUNG NYALLA...itu blunder buat KPSI, baca disini : http://olahraga.kompasiana.com/bola/2012/04/17/rekonsiliasi-pssi-versi-afc-fifa-pasti-keras-dan-mematikan/
Wak Min , 2012-04-17 08:31:35
Sopo wani karo aku - Nyala - ha..ha..ha...ha...
Manusia_stress , 2012-04-17 08:02:35
Pak Nyala... sy yakin hidup anda tidak tenang... sll berpikir keras. hak beberapa pemain utk main di Timnas anda kebiri... ini tidak ssuai mooto peningkatan prestasi sepakbola indonesia. mudah-mudahan anda tidak kena strukkk krn kebnyakan berpikir ! apakah sy nanti menang atau kalah !
Bonek Poseng , 2012-04-16 23:54:24
lihat nanti setelah team dari FIFA menunjuk pssi johar yg sah...tunggu aja pada saatnya nanti saat kebenaran itu datang...syukur alhamdulillah bonek tidak pernah terhasut
5 Komentar 1  

23:15 Aspac Paksa Laga Tambahan
22:36 Tim Persebaya Bubar, Ini Komentar Ibnu
21:56 Manajemen Maklumi Gusnul Mogok Melatih
21:19 Bonek: SIM, CG, dan AP Harus Tangg ...
20:46 Tim Persebaya Bubar, Ini Tanggapan ...
20:19 Persegres Rekrut Gelandang Sriwijay ...
19:10 Kemenangan Persid Lenyap di Menit A ...
19:08 Ditahan Imbang Persebaya, Metro FC ...
18:38 Tim Persebaya 1927 Bubar
18:23 Tahan Metro FC, Pelatih Persebaya D ...
17:58 Persebaya Tahan Metro FC 1-1
17:45 P-MU dan Persegres Berbagi Angka
17:41 Harlan Mulai Adaptasi Sirkuit Kenjeran
17:22 Joe Hard Tak Sabar Rasakan Besutan ...
17:16 Sempat Unggul, Indonesia Akhirnya D ...