Surabaya (beritajatim.com) - Musim kedua National Basketball League (NBL) Indonesia mampu menyedot total 151.369 penonton. Jumlah ini tumbuh sekitar 50 persen dari musim sebelumnya. Pada musim perdana NBL Indonesia 2010-2011, total penonton tercatat 103.414 orang.
"Jumlah penonton ini bisa dibilang luar biasa. Liga yang lama, hanya mampu meraih 250 penonton per hari," kata Commissioner NBL Indonesia Azrul Ananda, dalam rilis kepada beritajatim.com, Rabu (2/5/2012) siang.
Pertumbuhan penonton sebetulnya sudah terlihat sejak Preseason Tournament di Malang. Total penonton turnamen pemanasan itu sudah melebihi angka 12 ribu orang. Lantas terbantu dengan penambahan satu seri. Bila musim perdana terdiri atas lima seri reguler, musim kedua ini terdiri atas enam seri reguler. "Kota baru musim ini, Palembang, mampu meraup penonton lebih dari 12 ribu orang. Terlihat tidak ramai, karena stadionnya begitu besar. Tapi jumlah penonton totalnya tetap baik," jelas Azrul.
Surabaya, kembali menjadi penyumbang penonton terbanyak, yakni lebih dari 25 ribu penonton. Hari pertama seri Surabaya, yang menyuguhkan laga CLS Knights Good Day Surabaya versus Satria Muda Britama Jakarta, disaksikan lebih dari 6.200 penonton di DBL Arena Surabaya. Itu adalah rekor penonton terbanyak dalam sejarah basket profesional Indonesia. Tapi rekor itu tak bertahan lama.
Jumlah itu lantas dikalahkan oleh babak Grand Final, di akhir Championship Series di GOR UNY Jogjakarta. Dengan kapasitas gedung lebih besar, total lebih dari 8.000 penonton menyaksikan babak final, antara Dell Aspac Jakarta melawan Satria Muda Britama Jakarta. Itulah rekor baru basket profesional Indonesia! "Rasanya sulit memecahkan rekor itu lagi di musim selanjutnya. Tapi dengan pertumbuhan penonton begitu pesat, segalanya bisa dicapai. Kami akan terus berusaha menyuguhkan tontonan terbaik untuk penggemar basket Indonesia," pungkas Azrul.[sya/ted]