Beritajatim Google  
 
Dicukur Barito, Persebaya DU Pecat Freddy
 

Rabu, 27 Juni 2012 09:55:49 WIB
Reporter : M. Syafaruddin

Surabaya (beritajatim.com) - Kabar mengejutkan datang dari Yogyakarta. Manajemen Persebaya yang berkompetisi di Divisi Utama (DU) PT Liga Indonesia (LI) memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan pelatih kepala, Freddy Muli. Keputusan ini diambil setelah pasukan Freddy dicukur Barito Putra dengan skor telak 5-1, Selasa (26/6/2012) kemarin, dalam babak delapan besar Divisi Utama.

Ketika dikonfirmasi, manajer Haries Purwoko belum membalas pesan yang dikirim beritajatim.com. Namun Sekretaris Tim, Gangsar Yudhi membenarkan kabar itu. "Ya, setelah Persebaya kalah telak, dia memilih mundur dari pelatih. Keputusan itu diutarakan pukul 12 semalam," kata Gangsar kepada wartawan Rabu (27/6/2012) pagi.

Gangsar menjelaskan, manajemen sebenarnya sudah berupaya tetap menggandoli Freddy, dan tak membiarkan pelatih asal Palopo ini mundur. "Saya pribadi menyayangkan, karena ini kan masih di tengah jalan," ucapnya. Selanjutnya, tugas Freddy akan dibebankan pada asisten pelatih, Yusuf Ekodono.

Terpisah, Freddy membenarkan jika ia tak lagi menukangi Persebaya DU. Namun ia membantah telah mengundurkan diri dari tim ini. Menurut Freddy, manajemen lah yang memecat dia. "Siapa bilang saya mengundurkan diri, saya dipecat kok," ungkapnya. Freddy bercerita, pemecatannya terjadi pada, Rabu dini hari tadi.

Kronologisnya, usai dikalahkan Barito, Freddy tak langsung pulang. Ia tetap di stadion dan menyaksikan pertandingan kedua babak delapan besar antara PSIM dengan PS Sumbawa Barat. Usai pertandingan yang berakhir dengan skor 2-1 itu, Freddy kembali ke hotel tempat timnya menginap. Disanalah manajemen memutuskan hubungan dengan Freddy.

Meski kaget dengan pemecatannya, mantan pelatih Persidafon ini mengaku legawa "Ini risiko seorang pelatih. Saya tidak akan menyalahkan siapa-siapa mengapa Persebaya bisa kalah setelak itu. Saya pun sangat kecewa dan sedih. Sebuah kegagalan memang harus ada penganggungjawabnya," jelasnya.

"Saya harus menerima kenyataan pahit. Saya boleh dipecat, tapi sebagai rekan kerja, saya masih akan berhubungan baik. Saya tetap berdoa agar Persebaya lolos ke semifinal. Dan perlu diketahui, saya di Persebaya ini tidak dikontrak, saya hanya honorer, tapi saya benar-benar ingin membantu Persebaya," bebernya.

Freddy seraya berharap, asistennya, Yusuf Ekodono yang menempati posisi caretaker bisa mengangkat peforma Persebaya DU. Sesuai jadwal, Basuki dan kawna-kawan akan mengarungi pertandingan kedua babak delapan besar lawan tuan rumah PSIM, Kamis (28/6/2012) besok.[sya/ted]

Akses http://m.beritajatim.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
Kandim , 2012-06-27 17:52:04
cak freddy,,sabar perjuangan cak freddy uda bagus,,emng persebaya gadungan gk pantas menang,,cak freddy jgn berkecil hati,ya kita berdoa persebaya gadungan tetap kalah,,,,
Gesang , 2012-06-27 12:55:20
sudahlah om,ngapain kau bantu tim bajakan palsu dan imitasi,mana harga dirimu,sebagai pelatih papan atas,
Frend , 2012-06-27 10:25:28
Duh cak Freddy,..kasihan amat nasibmu dibayar honorer..dipecat pula...ko ga hargai keringat2 sebelumnya....makane cak ojo sekali2 lagi ikutan yang abal abal....salut tuk cak Freddy yang cinta mati sama Persebaya
3 Komentar 1  

23:48 Radja Nainggolan Tertarik Main di I ...
23:34 Demi Ronaldo, Madrid Siap Pecahkan ...
23:21 Radja Nainggolan: Pemain U-23 Kuran ...
22:27 Munchen Lirik Buruan Manchester City
22:15 Saling Tukar Jersey, Ini Alasan And ...
22:04 Kesal Terlalu Individualis, RD: Han ...
21:53 Demi Indonesia, Nainggolan Rela Kram
19:07 Jamu Persebaya, Arema IPL Rapatkan ...
18:04 Timnas U-23 Kalah Tipis dari Jakart ...
17:54 Izin Laga Persebaya Tak Dibekukan
17:34 Persegres Keok di Palembang
16:18 2 Bintang Milan Ditawar AS Monaco
16:08 Duduk Bersama Bahas Bonek
15:55 PSIL Vs Persikapro Berakhir Kaca Mata
15:14 AC Milan Diminta Turunkan Harga Rob ...