|
Terkendala Izin, Shandow Belum Bergabung ke Puslatda
Jum'at, 10 Agustus 2012 19:44:02 WIB
Reporter :
M. Syafaruddin
Surabaya (beritajatim.com) - Lifter yang disiapkan Jawa Timur (Jatim) untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012, Sandow Weldemar Nasution hingga saat ini belum bergabung dengan Puslatda angkat besi Jatim. Shandow masih terkendala dengan izin dasri instansi tempat ia bekerja.
Meski Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sudah mengesahkan Shandow sebagai atlet Jatim, namun masalah masih belum selesai. Sebab pihak Jawa Barat (Jabar) tidak terima dan mengajukan Kasasi. "Memang belum ada putusan hukum yang bersifat final, masih kasasi," kata tim hukum KONI Jatim, Bobby Wijanarko, Jumat (9//2012).
"Cuman kalau kita mengacu ke pra-PON lalu, si Shandow membela Jawa Timur. Lha pertanyaannya, apakah atlet yang pernah membela provinsi tertentu di pra-PON, bisa membela provinsi lain di PON. Sudah ada dua keputusan loh yang menyatakan shandow atlet Jawa Timur, sebelum pra-PON kemarin. Itu yang kemudian dibenarkan oleh Pengadilan Jakarta Pusat," sambung Bobby.
Sayang satu bulan menjelang PON, Shandow belum juga bergabung dengan Puslatda. Hingga saat ini Shandow masih berada di Bogor. Sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kota Hujan, belum belum mendapat izin dari instansi tempat ia bekerja.
Manajer Puslatda angkat besi dan angkat berat Jatim, Jeffery Tagore mengatakan, Shandow hanya sekali bergabung yakni saat atlet Puslatda mengadakan pemusatan latihan di Batu, Juni lalu. "Kami berharap dia bisa segera bergabung usai lebaran," harap Jeffrey.
Di Riau, September nanti, Sandow menjadi tumpuan Jatim di kelas 77 kg. Sedangkan Dedi Aprianto akan turun di kelas +105 kg. Oleh KONI Jatim, tim angkat besi ditarget dua medali emas. Jumlah itu seperti yang mereka raih di pra-PON September 2011 silam.
Sejauh ini angkatan terbaik Dedi untuk snatch 157 kg dan clean & jerk 190 kg. Sedangkan catatan yang dibukukan Shandow adalah snatch 153 kg dan clean & jerk 200 kg. "Peluang keduanya sama-sama terbuka. Apalagi bila melihat hasil yang diraih di Pra PON lalu," tutur Jeffrey. [sya/but]
|