Jelang Lebaran
Suramadu Gelap, DPRD Jatim Mencak-mencak

Rabu, 16 September 2009 22:11:16 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.

Surabaya (beritajatim.com) - Minimnya fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di bentang tengah Jembatan Nasional Suramadu mendapat sorotan DPRD Jatim. Mereka mendesak agar Badan Pengelola Wilayah Suramadu (BPWS) memperbaiki sistem penerangan yang menghubungkan Surabaya dengan Pulau Madura itu.

Wakil Ketua Fraksi Persatuan Pembangunan Reformasi (F-PPR) Mahdi, Rabu (16/9/2009) meminta agar BPWS segera menghidupkan lampu penerangan di sepanjang jalan akses dan jembatan Suramadu. Mengingat arus mudik lebaran sudah mulai meningkat. "Arus mudik lebaran sudah mulai membludak. Sudah mulai banyak pemudik yang melakukan perjalanan malam hari," ujarnya.

Menurut Mahdi, lampu penerangan di sepanjang jalan akses dan jembatan Suramadu sangat penting. Agar para pemudik nyaman melewati kawasan jembatan Suramadu. Selain itu, penerangan yang cukup juga diharapkan dapat mengantisipasi sejumlah gangguan yang mungkin akan dialami para pemudik.

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kecelakaan lalu lintas dan tindak kejahatan meningkat saat menjelang lebaran. Para pelaku kejahatan biasanya memanfaatkan keramaian suasana arus mudik maupun arus balik liburan lebaran. "Penerangan lampu jangan hanya digunakan untuk peresmian saja. Tapi betul-betul digunakan untuk keamanan dan kenyamanan para pengguna, terutama para pemudik yang ingin berlebaran di kampong halamannya," kata Mahdi.

Selain BPWS, Mahdi juga menyayangkan sikap PLN yang dinilainya tidak peduli. Pasalnya, saat sedang ramai-ramainya suasana arus mudik lebaran seperti ini, PLN diam saja dengan minimnya penerangan di kawasan jembatan Suramadu.

Dia mengungkapkan, semestinya PLN mempriorotaskan lampu penerangan di kawasan jembatan Suramadu. Mengingat lampu penerangan ini berkaitan dengan kepentingan umum. "Mengapa waktu persemian kok lampu penerangannya hidup. Tapi sekarang saat masyarakat membutuhkan kemanan dan kenyamanan justru banyak yang mati," tandas politisi muda PPP ini.

Senada dengan Mahdi, Anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-KB) Badrut Tamam mengatakan prihatin dengan kondisi lampu penerangan di kawasan jembatan Suramadu. Dia khawatir kondisi penerangan yang ada saat ini dapat membuat perjalanan para pemudik dari dan ke pulau Madura terganggu. "Penerangan yang ada saat ini tidak layak," tukasnya.

Badrut meminta agar pihak-pihak terkait terutama BPWS dan PLN pro aktif dengan kondoisi tersebut. Dengan segera memperbaiki lampu penerangan yang ada disepanjang kawasan jembatan Suramadu. [tok/kun]

Akses http://m.beritajatim.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Share
Bookmark and Share
KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
Kaisar Mentalist  @  2009-09-17 09:59:39
Payah nih pengelola Suramadu.
1 Komentar 1  

20:29 Tak Langgar PP, Pencalonan Sekretar ...
20:07 Geruduk KPUD, Pendukung Independen ...
18:48 Kader NU Nyalon, Desk Pilkada PKB ...
17:45 Legislator PAN Protes Pemakaian Batik
17:40 Nelayan Probolinggo Hanya Tersisa 2 ...
17:01 Tersangkut Spanduk Sosialisasi Pilk ...
15:54 Nelayan Puger Diajak Awasi Terumbu ...
15:32 Pungli, Warnai Lolosnya Sertifikasi ...
15:10 572 Ranting NU Dukung Gus Mujib
12:17 GPNU: NU Tidak Perlu Partai Baru
22:30 Antisipasi Teroris ke Bali, Pelabuh ...
22:00 BPK Endus Penyelewengan PNPM, DPR ...
21:38 Daftar Akhir, Sekretaris PCNU Malan ...
20:31 SMH Hapus Foto SBY Menunggu 10 Meni ...
20:07 Islam Aboge Tak Tergerus Jaman