2010, Jembatan Suramadu dan Madura Lebih Terang-Benderang

Minggu, 04 Oktober 2009 09:46:25 WIB
Reporter : Rahardi Soekarno J.

Surabaya (beritajatim.com) - Pelaksana proyek Jembatan Suramadu, PT Jasa Marga dan PJR Polda Jatim saat ini sedang mengamankan jalur kendaraan di Suramadu dari kecelakaan lalu-lintas, karena adanya pekerjaan pemasangan kabel PLN dengan tegangan 150 KV.

Kontraktor telah mengatur jadwal kegiatan penggelaran kabel khususnya pada saat pengangkutan material. Pihaknya akan mengalihkan jalur sepeda motor ke jalur mobil darurat yang berada di bawah.

Pengalihan tersebut karena adanya pemasangan utilitas di jembatan berupa pemasangan kabel tepatnya di bawah jalur sepeda motor. Untuk itu, aktivitas kegiatan proyek akan banyak dilaksanakan pada malam hari di saat lalu lintas volumenya kecil.

"Saat pengangkutan material, jalur mobil akan ditutup satu jalur sehingga hanya ada satu jalur mobil. Sedangkan pada siang hari diupayakan tetap dua jalur mobil yang beroperasi, sedangkan untuk jalur sepeda motor tetap lebar tetapi lokasinya di jalur darurat (jalur roda empat atau lebih yang paling kiri, red)," kata Kepala Satuan Kerja Sementara (SKS) Pembinaan Proyek Pembangunan Jembatan Nasional Suramadu Yudha Handita, Minggu (4/10/2009).

Menurut dia, pelaksanaan kegiatan pemasangan kabel itu dilakukan sejak Jumat (2/10/2009) lalu. Akibat lokasi tempat utilitas ada di bawah deck slab jalur sepeda motor, maka penggelaran kabel utilitas di Jembatan Suramadu ini menimbulkan konsekuensi penutupan jalur sepeda motor.

"Antisipasi terganggunya lalu-lintas, kami membuat pembatas jalan untuk memisahkan jalur motor sementara dengan jalur mobil. Selain itu, menempatkan petugas yang mengatur jalur motor sementara dan memasang rambu-rambu peringatan," imbuhnya.

Utilitas kabel yang akan dipasang di Jembatan Suramadu tepatnya di bawah jalur motor, yakni berupa kabel SKTT 150 KV dari PLN. Kabel tersebut nantinya untuk memenuhi kebutuhan listrik di Madura yang saat ini masih di-supply oleh kabel bawah laut PLN melalui Selat Madura dengan kapasitas terpasang 200 MW. Dari kapasitas 200 MW kabel yang ada di dasar laut, saat ini yang telah digunakan sebanyak 140 MW.
"Dengan adanya kabel tersebut, listrik di Madura nantinya bukan hanya akan memenuhi kebutuhan perumahan tetapi juga untuk industri jangka panjang," ujarnya.

Sejak awal, memang telah direncanakan pemasangan kabel untuk menyambungkan listrik Jawa dan Madura melalui Jembatan Suramadu. Kebutuhan ini diakomodasi melalui jalur utilitas yang terletak dibawah jalur sepeda motor. Jumlah kabel direncanakan berjumlah 6 kabel (2 sirkuit) dengan tegangan 150 KV dan diharapkan dapat melayani kapasitas mencapai 400 MW.

Selain memasang kabel PLN di dalam tempat utilitas Suramadu, kegiatan yang sama juga akan dipasang kabel Fiber Optik (FO) untuk kebutuhan jalur telekomunikasi oleh PT Telkom, Exelcomindo (XL), dan Indosat. Ini juga untuk mengantisipasi kebutuhan telekomunikasi di kawasan sekitar Jembatan Suramadu dan pengembangan wilayah Madura nantinya.

Penggelaran kabel PLN SKTT 150 KV dan FO baru bisa dilaksanakan setelah pekerjaan fisik konstruksi jembatan selesai. Hal ini mempertimbangkan apabila kabel ini digelar bersamaan dengan pekerjaan konstruksi dapat menimbulkan kerusakan pada kabel akibat getaran, benturan atau tertimpa benda-benda yang dapat merusak isolasi kabel.

Dengan demikian pemasangan kabel dapat dilaksanakan setelah pekerjaan fisik jembatan selesai dan mempertimbangkan kepentingan masyarakat untuk memanfaatkan Jembatan Suramadu. Sehingga penggelaran kabel dimulai tanggal 1 Oktober 2009 hingga Januari 2010. [tok/kun]

Akses http://m.beritajatim.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Share
Bookmark and Share
KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
0 Komentar

12:17 GPNU: NU Tidak Perlu Partai Baru
22:30 Antisipasi Teroris ke Bali, Pelabuh ...
22:00 BPK Endus Penyelewengan PNPM, DPR ...
21:38 Daftar Akhir, Sekretaris PCNU Malan ...
20:31 SMH Hapus Foto SBY Menunggu 10 Meni ...
20:07 Islam Aboge Tak Tergerus Jaman
19:15 Pemkab Bantah Kudeta Pusat Perlindu ...
18:53 Lokalisasi Berdenyut Lagi, Perda Pr ...
17:50 Ratusan CPNS Sidoarjo Terima SK Pen ...
17:34 KP3 Gresik Tertibkan Waria di Sekit ...
17:23 PKB Merasa Tak Pernah Diperhatikan
16:58 Raskin Disunat, Warga Demo Rumah Bu ...
16:40 Kasatreskrim dan Legislator Marahi ...
16:21 Pemkab Kudeta Pusat Perlindungan Pe ...
16:15 Pertamina Tanggung Kerugian Korban ...