Dibriefing, Kapolsek Kumpulkan Caddy
 

Senin, 08 Februari 2010 12:14:24 WIB
Reporter : Fakhrurrozi

Surabaya (beritajatim.com) - Tak dipungkiri lagi bahwa selama ini perempuan selalu menjadi korban kejahatan. Tak ingin perempuan di wilayahnya menjadi korban, Polsek Lakarsantri mengumpulkan ratusan caddy-caddy Ciputra Golf.

"Sudah tak bisa dipungkiri lagi bahwa perempuan selalu menjadi sasaran pelaku kriminalitas. Dan sasaran paling mudah adalah para caddy. Ini karena mereka ini berangkat pagi dan pulang malam hari," ujar Kapolsek Lakarsantri AKP Sugihartoyo di Galery Ciputra Golf Family, Senin (8/2/2010) siang.

Karena itulah, Sugihartoyo mengumpulkan para caddy untuk diberi penyuluhan dan tips agar tak menjadi korban kejahatan. Salah satu tindak kejahatan yang sering dialami perempuan adalah penjambretan tas.

"Biasanya kaum perempuan ini membawa tas dengan hanya dicangklong di tangan. Ini menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan. Sebaiknya selain ditaruh di tangan juga ditutupi jaket. Jadi pelaku akan kesulitan," kata Sugihartoyo.

Selain agar tak menjadi korban penjambretan, Sugihartoyo juga mengingatkan para caddy akan kejahatan seksual. "Biasanya ada perempuan yang, maaf dipegang susunya saat mengendarai motor atau menyeberang jalan. Ini juga perlu diwaspadai. Mungkin ada yang pernah mengalami kejahatan seperti ini?" tanya mantan Kapolsek Gedangan ini.

Salah seorang caddy bernama Sri lalu menjawab bahwa dirinya pernah menjadi korban pelecehan seksual. "Kejadiannya jam 4 pagi di depan Hotel Weta. Waktu itu saya mau berangkat kerja dengan mengendarai motor. Tiba-tiba tangan seorang pria langsung memegang susu saya," tutur gadis berusia 20 tahun ini.

Rupanya tak hanya Sri yang berinteraksi dengan Kapolsek. Hampir seluruh caddy memanfaatkan kedatangan Kapolsek. Mereka pun menanyakan segala hal bahkan di luar konteks.

Seperti Ana, yang bertanya tentang cara mengurus SIM C yang ribet. "Saya sudah 8 kali ngurus SIM, tapi kok gak pernah lulus. Dan harus bolak-balik. Apa gak bisa dibikin mudah dan cepat dapat SIM?," tanya Ana.

Mendapat pertanyaan ini, Kapolsek pun menjawab. "Saat ini mengurus SIM sudah mudah. Polisi pun juga sudah ramah melayani pemohon SIM. Mungkin kamu saja yang gak lulus," kata Sugihartoyo yang disambut gelak tawa caddy lain.

Di akhir penyuluhan, Kapolsek memberikan nomer HP kepada para caddy. "Bila menemukan mencurigai seseorang atau menjadi korban kejahatan, langsung kontak nomer HP saya," kata Sugihartoyo. (roz/eda)

Akses http://m.beritajatim.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Share
Bookmark and Share
KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
0 Komentar

19:30 Geng Wahyudi Diminta PDIP Menangi P ...
17:42 Dapat Rekom PDIP, Geng Wahyudi Siap ...
16:52 Gesang Optimistis Raih Rekom DPP Go ...
16:30 Pemilukada, Bupati Djalal Apa Kata ...
15:03 Pilkada, Cak Ipul Minta Ketua PKB A ...
14:41 Kadis Hutbun Tidak Netral, Masyarak ...
14:15 Kadis Hutbun Kampanyekan Pasangan OK
13:30 Mbak Yu Tebar Pesona ke Petambak Ta ...
12:46 Bupati Pamekasan Gencar Safari Gaki ...
09:07 Komoditi Beras dan Gabah Panen Musi ...
08:54 Rakor Apeksi Akan Digelar di Probol ...
08:16 Pilbup Kediri, Calon Incumbent Belu ...
20:29 Tak Langgar PP, Pencalonan Sekretar ...
20:07 Geruduk KPUD, Pendukung Independen ...
18:48 Kader NU Nyalon, Desk Pilkada PKB ...