|
RPS-Bakorwil II Obatkan Penderita Katarak
Senin, 08 Februari 2010 21:00:46 WIB
Reporter :
Abdul Qohar
Tuban (beritajatim.com) - Selama berlangsungnya bakti sosial (baksos) wartawan Tuban, ditemukan beberapa warga yang mengaku menderita penyakit mata yang ditengarai katarak.
Kurang lebih ada enam warga di beberapa desa di Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban yang terdata. Mereka nantinya akan difasilitasi oleh Ronggolawe Pers Solidarity (RPS) Tuban bekerjasama dengan Bakorwil II Bojonegoro.
Enam penderita penyakit mata itu salah satunya adalah Mbok Sini, warga Kecamatan Rengel. Kepada beritajatim.com, Senin (8/2/2010), Mbok Sini mengatakan, dirinya sudah berobat beberapa kali di puskesmas tetapi juga belum sembuh.
"Bahkan oleh pihak puskesmas disarankan untuk membawa ke dokter mata di Surabaya," katanya. Karena orang tak mampu, maka dirinya belum menuruti anjuran puskesmas. Sebab, untuk hidup sehari-hari saja sudah sulit, bagaimana harus ke Surabaya.
"Saya tidak mempunyai uang mas untuk berobat. Jangankan ke Surabaya, ke Kota Tuban saja saya tidak mampu," lanjutnya.
Melihat penderitaan Mbok Sini dan lima warga lainnya, komunitas wartawan di Tuban berinisiatif untuk mengobatkan Mbok Sini dan warga lain yang mengeluhkan sakit mata.
Dengan menggandeng Bakorwil II Bojonegoro, RPS akan berusaha memeriksaan para penderita sakit mata akut itu ke RSUD dr R Koesma Tuban dan kalau benar-benar harus dibawa ke Surabaya akan difasilitasi.
"Memang kita kasihan melihat penderitaan mereka. Sehingga, saat baksos kemarin sekaligus didata," sambungnya.
Sementara itu Kepala Bakorwil II Bojonegoro, Setiadjit membenarkan adanya beberapa warga yang mengeluhkan sakit mata dan telah beberapa kali berobat ke puskesmas belum sembuh.
"Temuan itu saat kami Baksos bersama teman-teman wartawan yang memperingati HPN 2010," tegas Setiadjit.
Pria asal Kecamatan Merakurak, Tuban ini menambahkan, beberapa staffnya nanti akan membawa para penderita sakit mata itu berobat di Tuban terlebih dahulu.
"Kita belum mengetahui, apa yang sebenarnya diderita oleh warga Rengel itu. Kalau memang nanti katarak dan harus dibawa ke Surabaya, maka akan kami fasilitasi," tambahnya.[dul/ted]
|