|
DPRD: Perencanaan KBS Buka Peluang Investor
Kamis, 28 Juni 2012 20:10:57 WIB
Reporter :
Arif Fajar Ardianto
Surabaya (beritajatim.com) - Perbedaan mencolok antara anggaran pengembangan Kebun Binatang Surabaya (KBS) dalam visibility study dengan rencana penyertaan modal pemkot ke PD.KBS dalam Raperda dipertanyakan legislatif. Dewan melihat ada potensi menyerahkan pengelolaan PD.KBS ke pihak ketiga selain PD.KBS sendiri.
"Perbedaan anggaran pengembangan dengan penyertaan modal di Raperda sangat mencolok, di visibility study disebut butuh sekitar Rp 140 miliar, sementara di Raperda cuma Rp 15 miliar. Lantas siapa yang akan menanggung sisa anggaran untuk pengembangan?" tanya anggota Pansus Raperda PD.KBS, Tri Setyo Puruwito, Kamis (28/06/2012).
Ditanya tentang kemungkinan masuknya pihak investor, menurut Tri, hal tersebut memang sudah dibicarakan Pansus secara internal. Kecurigaan upaya memasukkan pihak ketiga dalam pengelolaan PD.KBS, menurut Tri juga terlihat dari beberapa pernyataan pemkot terkait modal PD.KBS.
Salah satunya, lanjut Tri, adalah informasi Kepala Dinas Pertanian yang menyebut penyertaan modal Pemkot ke KBS sebesar Rp15 miliar memang hanya akan dialokasikan untuk biaya-biaya operasional.
"15 miliar itu memang hanya untuk operasional. Jadi sepertinya memang benar jika Pemkot senagaja membuka pintu untuk investor," terang Tri.
Pansus saat ini kata Tri sedang mengupayakan setiap kerja sama dengan pihak ketiga tidak akan merugikan Pemkot Surabaya. "Jangan sampai merugikan, misalnya kita harus kehilangan asset atau masyarakat menjadi tidak bisa menikmati KBS karena tiketnya mahal," Tegas Tri.
Selain itu, kata Tri, juga akan diupayakan ketentuan agar pihak PD.KBS nantinya tidak sekedar menunggu investor yang masuk menangani pengelolaan dan pengembangan KBS.
"Jangan kasusnya sama seperti kebun binatang Jurug di Solo. Meski sudah menjadi perusahaan daerah tapi tidak bisa mengembangkan karena tidak punya uang. Menunggu investor juga tidak gampang," lanjut Tri.
Memang informasi dari pemkot Surabaya, KBS akan dikembangkan menjadi sebuah kebun binatang kelas dunia dengan berbagai fasilitas spektakuler seperti aquarium super besar serta wahana kebun binatang malam hari. [rif/kun]
|