|
Anggota Dewan Jambak Rambut Gara-gara Rebutan Proyek?
Jum'at, 03 Agustus 2012 18:41:19 WIB
Reporter :
M. Ismail
Sidoarjo (beritajatim.com) - Seleseikan kasus dugaan jambak rambut yang dilakukan oleh H Usman anggota FPKB, terhadap Juanasari Ketua FPD, Badan Kehormatan DPRD Sidoarjo akan memanggil keduanya.
Langkah itu dianggap sebagai salah satu solusi untukmenyelesaikan persoalan diantara kedua wakil rakyat tersebut. Fraksi PKB DPRD Sidoarjo juga mendukung BK mempertemukan keduanya. “Keduanya harus cepat dipanggil dan dipertemukan, agar masalahnya cepat tuntas,” kata Ketua FPKB, Achmad Amir Aslichin, Jumat (3/8/2012).
Iin sapaan akrap putra Bupati Sidoarjo Saiful Ilah itu berharap, perselisihan didewan yang melibatkan Juanasari adalah yang terakhir. Sebab, sebelumnya, anggota dewan lainnya juga pernah terlibat seteru dengan Juanasari, tapi tidak sampai muncul di media.
Sekretaris DPC Partai Demokrat Sidoarjo Dwi Tjahjono Putro SH juga berkeinginan sama. "BK segera memanggil keduanya yang berselisih,"kata mantan aktivis GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) itu.
Permintaan itu sudah sejak awal disampaikankepada Ketua DPRD Sidoarjo H Dawud Budi Sutrisno. “Sudah sejak beberapa hari lalu saya sudah meminta agar BK memanggil keduanya,”tandas dia.
Terkait tudingan Juanasari kerap terlibat perselisihan dengan sejumlah anggota dewan, menurutnya hal yang wajar dalam sebuah komunikasi politik. Namun, penyelesaian masalahnya harus dilakukan secara santun dan elegan.“Tidak dengan cara-cara premanisme seperti itu,” tukasnya.
Tentang isu main proyek yang jadi pemicu masalah, Dwi menegaskan pihaknya siap buka-bukaan, siapa yang sebenarnya main proyek. Kalau memang ada anggota FPD yang nantinya terbukti main proyek, ia mengaku tak segan melakukan penindakan. “Kalau terbukti siapapun orangnya pasti akan kami tindak. Ini malahakan saya jadikan momentum untuk bersih-bersih," tegasnya. [isa/ted]
|