Pergudangan di Margomulyo Ludes Terbakar
Api Diduga Berasal dari Cairan Thinner

Jum'at, 03 Juli 2009 00:09:04 WIB
Reporter : Fakhrurrozi

Surabaya (beritajatim.com) - Terbakarnya gudang service elektronik milik Effendi di jalan Margomulya Permai Blok A 6 no 1, Surabaya, Kamis (2/7/2009) malam, diduga berasal dari sebuah cairan thinner yang berada di dalam gudang.

Seperti dikatakan Mujiono (36), salah satu satpam komplek pergudangan Margomulyo Permai, bila kebakaran tersebut tidak mungkin disebabkan oleh arus pendek. Sebab setelah peristiwa kebakaran pertama yakni 18 Juni 2009 lalu, semua aliran listrik dari PLN dimatikan atau dicabut.

"Mungkin dari thinner yang biasa dipakai untuk campuran cat barang elektronik. Bisa saja, thinner itu kepanasan sehingga terbakar. Sebab kalau konsleting listrik tidak mungkin, wong listriknya semua sudah dicabut setelah kebakaran yang pertama lalu," ungkapnya kepada beritajatim.com di lokasi kejadian.

Untungnya, lanjut Mujiono, kebakaran yang menurutnya lebih hebat dari yang pertama lalu itu, tidak merembet ke samping kanan dan melahap kantor PT Waringin, pemilik pergudangan tersebut. "Untungnya tidak ada angin sehingga tidak merembet ke kantor PT Waringin. Padahal, kebakaran ini lebih hebat dari yang pertama," pungkasnya. [kun]

Akses http://m.beritajatim.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
Share
Bookmark and Share
KOMENTAR ANDA Posting Komentar 
0 Komentar

19:47 HTI Ngawi Gelar Demo Tolak Obama
19:27 Nyebrang Jalan, Kakek Tewas Ditabr ...
19:17 Siswa SMP Tewas Tenggelam
19:07 Depresi, Warga Bojonegoro Menggantu ...
18:56 Ular Pemangsa Mayat Sempat Dikurun ...
18:36 Motor Vs Motor, 1 Tewas di Jalan
18:22 Polisi Kenali Identitas Perampok ...
17:38 Buruh Tani Tewas Mendadak
17:29 Gunung Semeru Dipasangi Alat Deteks ...
17:27 Kepruk Kasir, Perampok Gasak Uang K ...
17:08 Oven Meledak Pabrik Roti Terbakar
16:10 DP Tak Dibayar, Warga Kedungbendo B ...
16:08 Kades Kedungbendo Demo di Tanggul L ...
15:11 Sebelum Bunuh Diri, Pasutri Sempat ...
15:08 Teatrikal HTI: Indonesia Payungi Obama