Demo Tolak Penambangan di Lumajang
Usai Merusak Sarana Pemkab, Pendemo Bubarkan Diri
Selasa, 29 Mei 2012 19:26:54 WIB
Reporter :
Harry Purwanto
Lumajang (beritajatim.com) - Hanya dijanjikan bisa ketemu bapati tangggal 12 Juni 2012, masyarakat Wotgalih Kecamatan Yosowilanggun membubarkan diri dengan tertib, jam 16.15 WIB. Sebelum bubar, sejumlah sarana penerangan, papan tulisan kantor bupati, dan replikan kuda kencak dirusak pedemo.
Pengamatan beritajatim.com, papan tulisan kantor bupati berupa huruf terbuat dari seng diporakn-porandakan pendemo yang kesal karena tidak ditemui Bupati Sjahrazad Masdar. Paving trotoar juga rusak setelah dicukil beberapa pendemo.
"Mari kita pulang ke rumah, karena bupatinya enggan menemui warganya. Ini bukti Bupati Sjahrazad menutup telinganya," kata Koordinator Foswot, Agus Suciono melalui pengeras suara didepan kantor Bupati Lumajang, Selasa (29/05/2012).
Sejumlah aparat kepolisian merapikan pagar papan tulisan bupati dan sejumlah fasilitas umum yang dirusak. "Ini harus dirapikan dan disingkirkan dari trotoar jalan," ujar anggota Dalmas Polres Lumajang.
Kapolres Lumajang, AKBP Susanto mengaku senang karena massa tidak anarkis untuk masuk ke Gedung Pemkab. "Memang tidak mudah, alhamdulillah massa bisa dikendalikan oleh korlapnya," terang pria berkepala plontos. [har/but]
|