Jombang (beritajatim.com) - Dua kios yang ada di Jalan Raya Dusun Cangringan Desa Cangring Randu Kecamatan Perak dilalap si jago merah, Senin (9/7/2012). Akibat kejadian itu, kios milik Asnan (40) dan Gimah (62), luluh lantak rata dengan tanah.
"Seluruh warung dan isinya habis tak tersisa. Saya sekarang sudah tak punya apa-apa selain baju yang menempel dan sepeda mini yang saya pakai," kata Gimah dengan suara lirih.
Gimah mengatakan, saat kejadian itu dia tidak berada di warung. Maklum saja, sejak pagi dirinya pergi ke tempat sang juragan menjadi pembantu. Tiap hari, dia berangkat kerja pukul 06.00 dan baru pulang malam. "Jadi warung itu hanya saya tempati tidur," katanya berkisah.
Kios milik Gimah terbuat dari triplek dan beratap genting. Sedangkan ukurannya 8X4 meter. Sedangkan milik Asnan yang berada tepat dibaratnya hanya 6X4 meter. Di dalam warungnya itulah semua harta yang dimiliki Gimah disimpan. "Saya tidak tahu apa penyebab kebakaran itu. Karena semua lampu dan kompor sudah saya matikan saat berangkat," ujarnya.
Sementara itu Chandra, warga setempat mengatakan. Kebakaran itu berlangsung cepat. Tiba-tiba saja, api sudah berkobar di dua kios tersebut. Warga sudah berusaha memadamkan amukan api dengan alat seadanya. Namun, kencangnya hembusan angin dan kios yang terbuat dari triplek membuat api sulit dijinakkan.
Polisi sendiri langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi. "Penyebab pasti kebakaran ini masih kita selidiki," kata Kasubag Humas Polres AKP Sugeng Widodo. [suf/kun]