|
Air Irigasi Kosong, Petani Ngeluruk UPT Pengairan PU
Jum'at, 20 Juli 2012 13:34:05 WIB
Reporter :
Harry Purwanto
Lumajang (beritajatim.com) - Puluhan petani Desa Selok Besuki dan Selok Gondang Kecamatan Sukodono mendatangi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengairan Dinas Pekerjaan Umum, di Jl. Raya Sukodono, Jumat(20/07/2012). Kedatangan para petani dikarenakan saluran irigasinya belum dialiri air, padahal waktunya bercocok tanam.
Malik (50), salah satu petani asal Desa Selok Besuki Kecamatan Sukodono, mengatakan, dirinya bersama petani lainya meminta pengeringan sawah tidak terlalu lama yang disebabkan adanya proyek perbaikan tangkis aliran sungai."Kami ini mau menanam, kalau tidak ada airnya, masak bisa," ungkapnya.
Puluhan warga mendatangi kantor pengairan dinas PU kecamatan Sukodono mengendarai truk dan motor. Warga mendesak air melalui irigasi di Kecamatan sukodono cepat dialirkan, karena tanah sawah menjadi kering dan retak-retak. "Kalau tanah cepat diolah, hasilnya bisa pertanian jelek," jelas Malik.
Mulyo salah petugas UPT Pengairan PU Lumajang, mengatakan dibagian hulu sungai masih ada pengerjaan proyek irigasi dan massa pengeringan selama 3 minggu. "Jangan main demo, mari kita berkomunikasi dengan baik," jelasnya.
Puluhan petani akhirnya membubarkan diri dengan tertib usai dijelaskan aliran air irigasi masih kosong disebabkan proyek. [har/kun]
|