Rabu, 27 September 2017

AQ, 'Si Jebret' dan Madura Bersatu

Rabu, 13 September 2017 20:32:21 WIB
Reporter : Samsul Arifin
AQ, 'Si Jebret' dan Madura Bersatu

Pamekasan (beritajatim.com) - Madura Bersatu merupakan 'jargon' utama suporter Madura dalam memberikan dukungan terhadap Madura United FC yang saat ini berlaga di kompetisi tertinggi sepakbola tanah air, Liga 1 2017.

Terlebih selama ini kita mengenal suporter tim berjuluk Laskar Sape Kerrab terdiri dari empat komunitas suporter di Madura, meliputi K-Conk Mania Bangkalan, Peccot Mania Sumenep, Taretan Dhibi' Pamekasan dan Trunojoyo Mania Sampang. Keempat kelompok tersebut melebur dibawah 'naungan' Madura Bersatu.

Bahkan salah satu komentator sepakbola tersohor sekelas Valentino 'Jebret' Simanjuntak juga mengaku terkesan dan angkat topi terhadap suporter Madura United, khususnya saat memberikan dukungan bagi skuad binaan Gomes de Olivera bertanding.

Hal itu disaksikan sendiri saat menyaksikan langsung laga Super Big Match bertajuk Derby Jatim pada pekan ke-23 Liga 1 antara Madura United FC menjamu Arema FC di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP) Pamekasan, Minggu (10/9/2017) malam.

Terlebih empat elemen suporter Madura justru bisa melebur dan bersatu mendukung tim kebanggaan mereka Madura United FC. "Kami lihat sendiri dan benar-benar konkrit, ketika Madura United bermain mereka melebur atas nama Madura Bersatu. Tidak terlihat komunitas A, B, C dan D, tapi semuanya bersatu," kata Valentino Simanjuntak.

Kekompakan dan persatuan suporter Madura Bersatu dinilai menjadi motivasi tersendiri bagi Fabiano Beltrame dan kawan-kawan yang tengah berlaga di lapangan. "Dukungan (suporter Madura Bersatu) luar biasa, ini bisa menjadi spirit bagi pemain," ungkapnya.

Selain itu pihaknya berharap agar suporter Madura bersinergi dan totalitas memberikan dukungan terbaik bagi tim, tentunya harus didukung penuh dari manajemen. "Mudah-mudahan Madura United bukan hanya klub yang kuat, tapi suporter dan manajemennya juga kuat," harapnya.

"Kami merasa senang dan terima kasih atas sambutan hangat masyarakat Madura, khususnya suporter Madura United. Hal ini membuat kami ingin kembali lagi ke Madura," sambung Si Jebret yang juga berkesempatan memberikan salam bagi ribuan suporter di SGRP Pamekasan.

Sebelumnya Presiden Madura United FC Achsanul Qosasi juga meyakini suporter sebagai nyawa penting bagi tim. "Kami percaya, suporter adalah nafas penting untuk sebuah kehidupan yang namanya sepakbola," kata AQ, beberapa waktu lalu.

Namun pihaknya mengimbau agar suporter Madura Bersatu tetap mengedepankan kreativitas dan sportivitas dengan menjunjung tinggi jargon fair play. "Teruslah berkreasi, bernyanyi, meneriakkan dukungan untuk Laskar Sape Kerrab. Dari Madura untuk Indonesia," pungkasnya. [pin/but]

Komentar

?>