Rabu, 27 September 2017

Wabup Mojokerto: Perawat Garda Depan Pelayanan Kesehatan

Senin, 17 Juli 2017 16:58:51 WIB
Reporter : Misti P.
Wabup Mojokerto: Perawat Garda Depan Pelayanan Kesehatan

Mojokerto (beritajatim.com) - Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi menghadiri halal bihalal keluarga besar Dewan Pengurus Daerah (DPD) PPNI Kabupaten Mojokerto di Gedung Stikes Bina Sehat PPNI, Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Wakil Bupati menyampaikan jika perawat sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengatakan jika, 'Gerakan Masyarakat Sehat' merupakan momentum untuk meningkatkan keterlibatan perawat dalam peningkatan kesehatan oleh pemerintah kepada masyarakat. "Maka, peranan perawat sebagai garda depan pelayanan kesehatan diperlukan demi kesuksesan program tersebut," ungkapnya, Senin (17/7/2017).

Menurutnya, perawat adalah garda depan pada pelayanan kesehatan. Program kesehatan ini juga tidak dapat berjalan lancar dengan hanya mengandalkan satu profesi kesehatan atau pemerintah saja. Diperlukan kerjasama oleh berbagai pihak sehingga pihaknya berharap agar seluruh organisasi kesehatan Kabupaten Mojokerto, berperan aktif di dunia kesehatan melalui program Gerakan Masyarakat Sehat.

Sementara itu, Ketua DPD PPNI Kabupaten Mojokerto, Hartadi memaparkan sekelumit cerita tentang keberadaan tenaga perawat dalam sambutannya. "Dunia keperawatan kini terus berkembang seiring dengan majunya dunia kesehatan dan teknologinya, pun begitu juga dengan strata pendidikan," katanya.

Jika di orde baru, lanjut Hartadi, pendidikan perawat minimal Diplomat 3 (D3), kini sudah banyak perawat yang berhasil menyelesaikan jenjang S3 Keperawatan. Bahkan beberapa ada yang menduduki jabatan struktural strategis, hingga maju dalam pencalonan kepala daerah.

Halal bihalal yang juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Ismail Pribadi, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mojokerto ini, ditutup dengan tausyiah singkat oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Didik Chusnul Yakin dan dilanjutkan tradisi bersalam-salaman. [tin/but]

Komentar

?>