Selasa, 17 Juli 2018

Banyuwangi Terbaik se-Indonesia Program Go Green Transportasi

Jum'at, 17 Nopember 2017 21:54:09 WIB
Reporter : Fahrizal Tito
Banyuwangi Terbaik se-Indonesia Program Go Green Transportasi

Surabaya (beritajatim.com) - Staf Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Bidang Energi, Ir. Hudoyo, MM menyebut Banyuwangi dan Bogor sebagai dua kabupaten dan kota terbaik se Indonesia dalam mendukung program go green Transportasi.

Hal tersebut di tegaskan Ir. Hudoyo, MM saat menghadiri Talkshow Airpol 3.0 yang digelar oleh Jurusan Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga di Aula Kahuripan Gedung Rektorat, Kampus C, Jumat (17/11/2017).

"Menurut kami masih Bogor dan Banyuwangi, sebagai kota dan kabupaten yang bagus dalam mendukung go green melalui program-program yang telah di terapkan pemerintah setempat," tutur Ir Hudoyo.

Menurutnya, program langit biru yang telah dicanankan oleh pemerintah kota Bogor dan Banyuwangi dengan sedekah oksigennya, sudah berjalan maksimal dan dipatuhi oleh para pengusaha transportasi termasuk supir angkot.

"Langit biru yang dicanangkan pemkot Bogor adalah salah satu cara untuk menanamkan energi baru terbarukan di lingkup kota, yakni mengganti gas karbon yang dikeluarkan oleh kendaraan bermotor dapat dirubah menjadi oksigen oleh tanaman yang telah disumbangkan," terangnya.

Dengan program itu, tambahnya. Pemda sudah berpartisipasi dalam pencapaian target 31 persen di tahun 2050 tentang Rencana Umum Energi Nasional​ (RUEN) yang digalakkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Saat ini kebijakan Pemerintah mengenai rencana pengelolaan energi tingkat nasional lintas sektor untuk mencapai sasaran Kebijakan Energi Nasional sudah mencapai 7 persen, diharapkan kabupaten/kota lainnya turut ikut mendukungnya melalui program inovasinya," tandas Hudoyo.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengaku bahwa dirinya telah menerapkan beberapa program yang dapat mendukung menciptakan transportasi ramah lingkungan di Kabupaten Banyuwangi.

"Kami mempunyai program sedekah oksigen dengan mengajak masjid dan gereja untuk melakukan tanam pohon. Bila mereka tidak menanam, maka proposal dana tidak akan disetujui pemkab Banyuwangi,” kata Azwar.

Selain itu Banyuwangi juga membuat the first green airport in Indonesia, yaitu membangun bandara dengan kayu atau back to nature. Yang menariknya, di sekitar bandara tidak boleh dibangun gedung atau pemukiman.

“Bandara yang traffic udaranya tinggi kami kurung dengan sawah di lahan 500 hektare. Jadi tamu yang datang akan melihat padi yang menguning jika panen dan hijau jika masa tanam,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, beberapa waktu lalu Pemkab Banyuwangi melakukan MoU dengan Gojek yang menjadi satu-satunya kabupaten yang bekerjasama dengan transportasi online untuk memajukan UMKMnya.

“Ojek nantinya akan membantu UMKM di Banyuwangi untuk meningkatkan daya saing daerah berbasis potensi lokal. Ke depannya akan diberlakukan motor listrik untuk ojek online seperti yang diminta oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Indonesia Ignasius Jonan,” tuturnya. [ito/but]

Komentar

?>