|
|
|
Jum'at, 05 Maret 2010
kabul (hgiastari@yahoo.com)
Korupsi PNPM
Pembangunan jalan makadam sepanjang 600m x 3, material batu kali swadaya masyarakat sejumlah 50 truk (200 m3). Sedangkan dana dari PNPM sejumlah 26 juta diperuntukkan untuk biaya pasang, warles, biaya pecah batu.
Setelah kami selidiki ternyata dana 26 juta lebih dari 10 juta masuk kantong pribadi KSM dan LKM desa sawahan kecamatan Turen Kab MALANG.
Melihat kenyataan di atas jelas dilakukan oleh pihak pemerintah desa dan BPD maka kami mohon kepada pihak yang berwenang mengusut tuntas kasus ini. trima kasih |
Kamis, 04 Maret 2010
Andre (prajitnoandre@gmail.com)
7 Jalur Utama Yang Dilanggar
Seperti yang banyak orang ketahui khusunya mereka yang berkecimpung di dunia periklanan bahwa di Surabaya ada 7 jalur utama yang tidaka boleh dipasang iklan / membranding suatu produk dalam bentuk iklan sementara seperti umbul2, banner ataupun bendera, akan tetapi sekarang hal tersebut rupanya sudah dilanggar atau hal ini tergantung dari main matanya karena yang kami perhatikan ada sebuah kampanye dengan embel2 logo pemkot dan kepolisian akan tetapi produk sponsornya tidak lepas dari iklan bannernya dan itu jumlah serta jaraknya sangatlah mengasyikan. Lalu gimana dengan aturan 7 jalur utama tadi....???? |
Senin, 01 Maret 2010
rudy (budi_sbs77@yahoo.com)
Matinya J I
Mas oryza, mmg begitulah potret bunia pers indonesia sekrg disaat mrk tengah menikmati kebebasan pers, ttp tdk mampu mengembangkan investigation jurnalism. lbh parah lagi baru2 ini di media terknl jatim, dewan redaksinya menulis kecewa dg hsl kerja pansus...konyoi kan?? trus apa kerja mrk di senayan??? benar adanya kalo wartawan disebut kuli tinta. |
Senin, 15 Februari 2010
Titin (sinarkota@yahoo.co.id)
MINYAK TANAH
Saya salut dan ikut mengucapkan selamat kepada Polisi Resot Sampang atas ditangkapnya penyeludup minyak tanah yang akan dibawa keluar dari sampang, tetapi sebagai warga Bangkalan merasa sedih, betapa sulit dan mahalnya minyak tanah, tetapi setiap hari puluhan sepedah motor yang lalu lalang melewati Jembatan Suramadu dengan mengangkut ratusan liter setiap motornya melenggang begitu saja didepen petugas kepolisian, banyak masyarakat Bangkalan tak habis fikir�kenapa minyak begitu mudahnya keluar dari Bangkalan ke Jawa, pada hal itu sudah menyalahi tata niaga BBM dan polisi saya kira tahu akan hal�itu.� |
Senin, 08 Februari 2010
hengky (hengky.ceda@yahoo.com)
awas...class action
alhamdulilallah ...polisi,PU,dishub...sekarang harus lebih hati hati UU NO 22 THN 2009 adalah pedoman yang harus selalu diperhatikan.... |
|
|
|